Rekap Championship Lengkap Pasca Race MotoGP Philip Island 2022 . . . Pecco Menatap Match Point Pertama di Sepang !

Otomotif

TMCBLOG.com – Balapan MotoGP Philip Island selalu menjanjikan Balapan Grand Prix yang membuat banyak berita utama dan  sejarah. Sejarahnya adalah tujuh pebalap teratas menyelesaikan balapan dalam jarak satu detik – 0,884 detik lebih tepatnya. Ini dalam sejarah statistik MotoGP juga Menjadi Balapan dengan Finisher sepuluh besar terdekat kedua yang pernah ada. Alex Rins (Tim Suzuki Ecstar) merengkuh kemenangan emosional. Marc Marquez dipaksa untuk puas di urutan kedua namun berhasil mengamankan podium ke-100 di kelas premier dan Menjadi Pembalap ke-4 dalam sejarah yang menorehkan hal ini setelah Rossi, Lorenzo dan Pedrosa. Francesco Bagnaia Finish di posisi ketiga setelah balapan yang kencang dan Menunjukan Talentanya

Selain drama kebahagiaan, Juga ada drama kepiluan seperti bagaimana Fabio Quartararo yang kembali harus mencicipi kenyataan Tanpa Point dan memperparah catatan Zero Point buat tim Pabrikan Yamaha Untuk yang kedua kalinya di Musim 2022 ini.  Selain Quartararo kepiluan juga hadir di Sisi Jack Miller dimana Ia dipaksa DNF setelah Alex Marquez membuat Roda belakang RC213Vnya Ngelock dan tak kuasa untuk menabrak Miller di Tikungan dimana Dua hari sebelumnya baru saja di namakan atas namanya . . sungguh sebuah Ironi. Namun Jack adalah Salah satu pembalap dengan kebesaran hati. Ia Menyatakan bahwa ia tak memiliki alasan untuk marah ke Alex Marquez yang akhirnnya dihukum Long lap Penalty di GP Sepang akhir pekan ini.

“Untuk apa memiliki perasaan itu? Pada akhirnya, kita semua di luar sana berusaha melakukan yang terbaik. Saya mengerti dia mungkin sedikit terbawa suasana saat mencoba melewati Marini, tapi Anda tahu kita semua pernah melakukan kesalahan. Saya pikir dia sama hancurnya dengan saya karena tidak dapat menyelesaikan balapan tetapi jangan salah paham, ini adalah grand prix kandang pertama saya setelah tiga tahun dan jelas bukan cara yang saya inginkan untuk menyelesaikannya.”

Pendulum beralih Ke arah Pecco dalam Upaya Perebutan gelar Juara dunia MotoGP 2022. Pecco Memimpin Championship sejauh 14 Point dari kejaran Quartararo. Jika Pecco ingin Mengunci gelar Juara dunia 2022 di sepang Paing tidak ia bisa menjauhkan Fabio Quartararo sebanyak 11 Point . . Yes kenapa 11 bukan 12? Karena Sejauh ini jumlah kemenangan Pecco (6 kali )  lebih banyak dari Quartararo (3 kali ) dan angka ini tidak bisa dikejar Oleh Quartararo dalam dua balapan tersisa. Apakah prediksi marc Marquez Yang pegang Pecco jadi juara dunia 2022 akan terbukti ?

Namun Karena Secara umum dua Balapan akan Memberikan maksimum 50 point maka masih ada 4 Pembalap yang Peluang Menjadi juara dunia 2022 -nya masih ‘ Hidup ‘ ; Peco, Quartararo, Aleix Espargaro dan Bastianini. memapas Jarak 14 point dalam dua Balapan ke depan adalah hal yang tidak Mudah Buat Quartararo. Mungkin Sepang Kansnya masih 50-50 antara Inline4 dan V4 . . namun melihat Bagaimana Ducati menguasai Podium Valencia 2021, Maka Valencia 2022 bisa jadi Masalah Paling Berat buat Quartararo. “Sekarang kami perlu membalik halaman dan kami hanya memiliki satu pekerjaan dan ( itu adalah ) berusaha untuk menang,” kata Quartararo di Debrief pasca race. “Ini akan menjadi pekerjaan terberat dalam karir saya, tapi saya siap untuk memperjuangkannya.”

Ketika didesak, Quartararo menolah Bahwa ia tertekan seperti yang terjadi di 2020 dimana Championship akhirnnya melayang ke Joan Mir “2020 adalah [karena] secara mental dan teknis, dan sekarang saya tidak merasa bermasalah secara mental. jadi secara mental saya tidak merasa ini seperti tahun 2020. Saya hanya mencoba melakukan yang terbaik dan saya terlalu berlebihan dan risiko melakukan kesalahan sangat dekat. Jadi itulah yang terjadi hari ini.”

Sementara itu Bagnaia Menilai Bahwa Potensinya di Sepang cukup baik, Namun tak akan ada strategi Khsus nanti di sana “Saya pikir Sepang adalah trek yang cocok dengan motor kami, ada banyak tikungan lambat dan pengereman, jadi kita akan memiliki sesuatu. Pengereman kami kuat, hari ini misalnya saya melewati dua pengendara di tikungan 4 dan itu meninggalkan rasa yang enak di mulut saya. Saya pikir kami akan dapat memanfaatkan semua kekuatan kami, tetapi sepang juga trek yang sangat kritis dengan ban. Ini akan menjadi Grand Prix yang penting, tentu saja. Tapi saya akan mencoba untuk mempertahankan pendekatan yang sama yang saya gunakan sejak musim panas. “

Sementara itu Aleix espargaro Berjarak 27 Point dari Bagnaia . . dengan fakta ini Mau nggak mau Di Sepang Ia harus finish di Depan Bagnaia Jika mau terus menghidupkan Asa Championship 2022nya. namun begitu pasca Phili Island Aleix Terlihat Cukup ‘Frustasi’ sampai sampai agak sedikit  menyimpulkan bahwa paket dirinya dan Motor 2022 belum cukup untuk membawa kemenangan.

Ducati yang sudah mengunci gelar Manufaktur semenjak lama semakin memperlebar jarak dari kejaran Aprilia. Smenetara itu Yamaha di Posisi tiga diikuti KTM, Suzuki dan Honda.

Ducati lenovo diambang Juara team. Butuh 90 point Jika Ducati Lenovo mau Mengunci gelar Juara team di Philip Island, Karena jarak Tim Pabrikan MotoGP ini dengan Aprilia adalah 84 maka Match Point dilanjutkan di Sepang dimana Ducati hanya butuh menjaga jarak Point Minimal 45 Point dengan Aprilia racing pasca Balapan di malaysia nanti.

Sementara itu Marco Bezzechi sudah tak terbendung. ia berjarak 70 Point dan jelas ini tidak terkejar Oleh Di Gia.

Pasca Philip Island, bastianini berhasil memperlebar jarak dari Zarco, namun Jarak 32 belum cukup Bagi pembalap yang tahun depan akan pindah ke tim Pabrikan Ducati ini untuk menyegel gelar Pembalap Satelit/ Independent terbaik di Sini. Namun Tugas di Sepang akan lebih Leluasa karea dengan Modal jarak 32 point, Berstia minimal harus menjaga Jarak 25 point pasca race di sepang nanti untuk jadi Pembalap satelit terbaik MotoGP 2022.

Prima Pramac diambang Juara team Independent. Butuh 90 point Jika Pramac mau Mengunci gelar Juara team Independent di Philip Island, Karena jarak Tim Pabrikan MotoGP ini dengan Gresini adalah 81 maka Match Point dilanjutkan di Sepang dimana Pramac hanya butuh menjaga jarak Point Minimal 45 Point dengan Gresini pasca Balapan di Malaysia nanti.

sumber: tmcblog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *